| Kuasa Hukum Pemohon |
| No | Nama | Nama Pihak | | 1 | Heny Naslawaty, S.H., M.H. | Saiful Baharuddin bin Usman | | 2 | Heny Naslawaty, S.H., M.H. | Asni binti Usman | | 3 | Heny Naslawaty, S.H., M.H. | Faridah Ariani binti Usman | | 4 | Heny Naslawaty, S.H., M.H. | Fachrurrazi bin Syahrul Abidin | | 5 | Heny Naslawaty, S.H., M.H. | Nurhaliza binti Syahrul Abidin | | 6 | Heny Naslawaty, S.H., M.H. | Salsabila binti Syahrul Abidin | | 7 | Heny Naslawaty, S.H., M.H. | Fadhlur Rahman bin Syahrul Abidin | | 8 | Heny Naslawaty, S.H., M.H. | Badriah binti A. Mutaleb |
|
| Petitum |
Primair :
- Mengabulkan permohonan Para Pemohon seluruhnya;
- Menyatakan Usman bin Ibrahim meninngal dunia karena sakit di rumah sakit Zainal Abidin Banda Aceh di Gampong Kampung Jawa Lhokseumawe, Kecamatan Banda Sakti, dan dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Gampong Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, sebagai Pewaris;
- Menetapkan ahli waris dari almarhum Usman bin Ibrahim adalah:
- Saiful Baharuddin bin Usman, selaku anak laki-laki kandung;
- Asni binti Usman, selaku anak perempuan kandung;
- Faridah Ariani binti Usman, selaku anak perempuan kandung;
- Syahrul Abidin bin Usman (Almarhum);
- Menyatakan Syahrul Abidin telah meninggal dunia karena sakit pada tanggal 18 Februari 2025 di rumah sakit Bireuen dan dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Alue Lim, dan meninggalkan 5 (lima) orang anak:
- Fachrurrazi bin Syahrul Abidin, selaku anak kandung laki-lak;
- Nurhaliza binti Syahrul Abidin, selaku anak kandung Perempuan;
- Salsabila binti Syahrul Abidin, selaku anak kandung Perempuan;
- Fadhlur Rahman bin Syahrul Abidin, selaku anak kandung laki-laki;
- Atikah Syakira binti Syahrul Abidin, selaku anak kandung Perempuan;
- Menetapkan Para Pemohon sebagai Ahli Waris dapat melakukan pengurusan balik nama dan jual beli, yaitu:
- 1 (satu) bidang tanah pekarangan seluas 82. m2 (delapan puluh dua meter persegi) yang terletak di Gampong Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti Kabupaten Aceh Utara, sekarang menjadi Kota Lhokseumawe Provinsi Aceh, berdasarkan Sertifikat Hak Milik Nomor: 396 tahun 1989 atas nama Usman;
- 1 (satu) bidang tanah pekarangan seluas 147. m2 (seratus empat puluh tujuh meter persegi) yang terletak di Gampong Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti Kabupaten Aceh Utara, sekarang menjadi Kota Lhokseumawe Provinsi Aceh, berdasarkan Sertifikat Hak Milik Nomor: 464 tahun 1994 atas nama Usman;
- 1 (satu) bidang tanah pekarangan seluas 109. m2 (seratus sembilan meter persegi) yang terletak di Gampong Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti Kabupaten Aceh Utara, sekarang menjadi Kota Lhokseumawe Provinsi Aceh, berdasarkan Sertifikat Hak Milik Nomor: 487 tahun 1996 atas nama Usman;
- Menetapkan biaya perkara menurut hukum;
- Mohon penetapan yang seadil-adilnya;
Subsidair:
Apabila Majelis Hakim Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe berpendapat lain mohon putusan yang seadil-adilnya; |